Untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan kepulangan tenaga kerja Indonesia (TKI) selama masa transit, Gedung Pendataan Kepulangan (GPK) TKI di Selapajang, Tangerang, Provinsi Banten, kini telah dilengkapi kamera pengintai rahasia atau closed circuit television (CCTV).Demikian disampaikan Kepala Satuan Pelayanan Kepulangan (SPK) GPK TKI, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rolly Laheba SH, Senin (1/11). "Pemasangan kamera CCTV di GPK TKI ini dimaksudkan untuk meningkatkan keamanan kedatangan TKI di tanah air pada saat transit sebelum mereka dipulangkan ke daerah asal masing-masing," katanya.
Ada delapan titik pemasangan kamera CCTV di GPK TKI yang dikerjakan sejak Senin pekan lalu, dan baru mulai bisa dioperasionalkan hari Jumat (29/10) lalu. Kedelapan kamera CCTV yang dipasang itu, kata Rolly, baru tahap pertama. Sedangkan sisa delapan titik lainnya diperkirakan akan selesai pada Desember mendatang.
Kedelapan titik kamera CCTV yang dipasang pada tahap pertama ini, kata Rolly, meliputi lokasi-lokasi strategis yang dipandang mendesak. Di antaranya, tiga kamera CCTV di ruang pendataan TKI, masing-masing satu kamera CCTV di ruang tiketing, pos Satpam dan ruang Kepala SPK TKI, dan dua kamera CCTV di ruang inap TKI -- yang ditempatkan pada tangga menuju ruang inap TKI dan satu lagi pada ruang tempat barang-barang bawaan TKI.
Untuk 8 lagi kamera CCTV yang akan dipasang Desember mendatang, menurut Rolly, akan dipasang di ruang tunggu TKI, penukaran valas dan lokasi parkir mobil angkutan TKI, lokasi kedatangan, dan lokasi pemulangan TKI .
"Jadi nanti totalnya nanti ada 16 unit kamera CCTV. Ini semua dimaksudkan untuk keamanan sewaktu kedatangan dan masa transit TKI selama ada di GPK TKI Selapajang, Tangerang," kata Rolly.
Mengenai keamanan, kenyamanan, dan keselataman TKI selama pemulangan dari Selapajang ke daerah asal masing-masing TKI, menurut Rolly, tanggung jawabnya ada pada pihak operator dan sopir angkutan kepulangan TKI.
"Untuk kenyamanan dan keselamatan TKI selama kepulangannya ke daerah asal masing-masing, kami selalu melakukan koordinasi dan evaluasi terhadap kinerja para operator dan sopir angkutan kepulangan TKI," tegas Rolly.