Aksi berani dari TKI bernama Ika ini terjadi saat majikannya yang seorang dosen, diserang oleh seorang pria bugil dalam keadaan hujan deras di Taman TAR, Malaysia. Meski tubuhnya kecil, namun tidak membuat dia takut menyelamatkan majikannya.
Ika yang berusia 35 tahun, sudah bekerja selama lima tahun dengan Prof Dr Catherine Yule di Ampang. Profesor yang berusia 50 tahun tersebut, merupakan dosen di Sebuah universitas swasta di Klang Valley.
"Kejadian itu berlangsung cepat. Pria yang telanjang itu berlari ke majikan saya dan memukulinya dan masuk ke dalam selokan," ungkap Ika seperti dikutip The Star, Senin (12/9/2011).
"Dia (pelaku) memukuli kepala majikan saya. Saat itu saya ambil bambu dan memukuli punggungya (pelaku). Pukulan itu menyakitinya dan dirinya pun marah dan mulai menyerang saya," lanjut Ika.
Dalam kondisi kesakitan dan penuh luka, Dr Catherine keluar dari selokan dan melihat pelaku melempar pembantunya ke dalam lubang sedalam 1 meter. Dosen itu pun melihat dengan jelas bagaimana pria bugil tersebut memukuli Ika.
"Pria itu mengambil batu dan memukuli kepala Ika dengan batu itu. Tapi, Ika terus melawan dan saat itu telepon seluler miliknya keluar dari kantung dan pria itu langsung mengambil dan melarikan diri," jelas Dr Catherine.
Peristiwa itu berlangsung selama lima menit. Ika menderita luka cukup parah karena mendapatkan jahitan di belakang kepalanya. Selain itu, TKI tersebut juga menderita luka memar pada bagian kaki, tangan dan kepalanya.
"Saya berutang budi karena dirinya (Ika) sudah menyelamatkan diri saya dan amat bersyukur keadaan tidak berlangsung lebih parah," jelas Catherine yang berkewarganegaraan Australia tersebut.
Lokasi tempat kejadian ini memang biasa dikunjungi oleh Catherine bersama dengan anjing serta pembantunya untuk mendaki. Ia mengaku sempat bertemu dengan pelaku penyerangan itu dua hari sebelumnya kejadian berlangsung. Saat itu Catherine mengaku pria seperti sosok yang sopan.
Serangan ini juga membuat warga yang biasa mendaki di wilayah Klang Valley merasa takut. Mereka berharap polisi dapat meringkus pelaku penyerangan ini.